BLOG INI MILIK MUHAMMAD SALMAN UMAR IMANI - MAHASISWA AGROTEKNOLOGI - FAKULTAS PERTANIAN - UNIVERSITAS PADJADJARAN Dokter Tanaman: Bentuk PHT (Trap Barrier System)
Nematoda mati pada suhu 45 derajat celcius##Plutella xylostella menyerang daun kubis- kubisan, sedangkan Crocodolomia pavonana menyerang Crop kubis## Kemunduran Benih Meningkat Sejalan Dengan Meningkatnya Kadar Air Benih ## protektan mencegah masuknya penyakit yang masih diluar benih agar tidak masuk kedalam benih, desinfektan mencegah penyakit yang sudah menempel dibenih agar tidak masuk kedalam benih, desinfektan mengobati benih yang telah terinfeksi oleh penyakit##

Rabu, 21 September 2011

Bentuk PHT (Trap Barrier System)

        Kala itu kami dan tim melakukan bina desa didaerah Tanjung sari, desa gunung manik. Mereka bercurhat- curhat kepada kita tentang masalah yang dihadadpinya ketika itu. Namun dengan sedikit ilmu yang kami miliki, akhirnya kami pun bertanya kembali kepada pembimbing tentang apa yang telah mereka curhatkan, dan bagaimana solusinya, dan diberilah solusi Trap Barrier System (TBS) dengan segala tekniknya. Kemudian kami datang kembali dengan kepercayaan diri yang tinggi, dan mulai menyalurkan informasi yang telah diterima. Dan responya? Kita lihat dibelakang. 

       Trap Barrier System (TBS) adalah sebuah perangkap yang digunakan untuk meng merangkap tikus yang menyerang sawah. Seperti kita ketahui, sekarang ini tikus adalah momok yang sangat menyeramkan bagi para petani padi disawah. Pertanaman padinya hamper mencapai titik gagal panen, bahkan sampai gagal panen. Betapa tidak, tikus yang menyerang itu bukan satu atau dua, tapi hingga ratusan. Di daerah gunung manik kec Tanjung Sari, kab Sumedang saja, para petani mereka hamper tidak mau bercocok tanam padi lagi karena mereka merasa sangat terrganggu dengan adanya serangan dari tikus sawah tersebut. Karena memang ketika dilihat waktu itu kondisi padinya sangat kurang terjaga,gulma tumbuh tak beraturan, dan tumbuh dengan sehat, mungkin itu adalah bentuk ke pasrahan mereka terhadap serangan tikus tersebut. 
        
       Mereka bilang, mereka sudah melakukan segala cara untuk menangkal serangan tikus tersebut, namun serangan tikus masih saja meraja lela. Tapi akhirnya mereka tetap tidak mau menjadikan padi sebagai komoditas utama mereka, mereka lebih memilih bercocok tanam jagung, dan berternak sapi, itu lebih menguntungkan “katanya”. Trap Barrier System (TBS) ini cukup efektif dalam mengurangi jumlah tikus yang menyerang pertanaman padi, dan menurut beberapa saksi, memang begitu. Pada prinsip nya Trap Barrier System (TBS) ini adalah menjebak tikus agar bisa masuk perangkap. 





Gambar tersebut menunjukan bagaimana cara kerja Trap Barrier System. Kita menyimpan tanaman perangkap ditengah tengah tanaman yang akan kita budidayakan,. Tanaman perangkap ditanam 3 minggu sebelum tanaman asli yang akan kita budidayakan ditanam, hal ini dilakukan supaya tanaman perangkap lebih dahulu mencapai fase generative dibandingkan tanaman yang kita budidayakan. Kenapa tanaman perangkap harus lebih mencapai fase generative dibandingkan tanaman yang kita budidayakan? Karena pada dasarnya tikus menyerang pertanaman padi pada fase generative, jadi hal tersebut  dilakukan agar si tikus menyerang si tanaman perangkap yang telah dibuat. Dan pada tanaman perangkap tersebut kita simpan perangkap atau perangkap tersebut dinamakan bubu.
  
Tikus menyerang tanaman perangkap, pada tanaman perangkap tentunya terdapat perangkap untuk tikus tersebut. kemudian tikus terperangkap, terperangkap sebanyak- banyaknya. Dan ketika tanaman asli yang akan kita budidayakan mulai mencapai fase generative, si tikus sudah mulai habis karena terperangkap dalam tanaman perangkap tersebut. Ketika tikus sudah terperangkap, hendaknya kita membunuh dan membuang bangkai tikus tersebut sejauh mungkin, agar tidak dicurigai oleh tikus- tikus lainnya yang akan memasuki perangkap. Seperti itu lah prinsip dari Trap Barrier System.
Untuk teknik pembuatannya, saya akan post kan pada postingan selanjutnya. Supaya para pembaca terasa penasaran. :D

6 komentar:

  1. mantap man...
    tolong jelaskan pembuatan bubu na ath lah.

    BalasHapus
  2. sip sip..
    keur lemot euy koneksina..

    BalasHapus
  3. man ini tambahan dari gw, buat literatur dalam bentuk video.

    http://www.youtube.com/watch?v=gB_cp45eeK4&feature=player_embedded#!

    BalasHapus
  4. Wah, komplete li..
    ngke diupdate..
    loading pisan euy..

    BalasHapus
  5. sekedar menambahkan kang salman... ada bagian lain yang penting dari sistem TBS ini .. yaitu pemasangan parit disekitar perangkapnya dan juga barier berupa pagar plastik yang mugkin tidak tercatat di artikel di atas.. terima kasih..

    BalasHapus
  6. Wah, iya lupa kang..
    jangan lupa juga parit yang udah dibikin dikasih air, supaya si tikusnya jadi berenang dan tidak bisa merusak plastik yang udah dibuat untuk jadi penghalangnya..
    makasih nih kang..
    mohon bantuannya..
    :)

    BalasHapus